JakartaInsideCom – Ki Hajar Dewantara, sebagai tokoh , memiliki yang sangat relevan dengan nilai-nilai luhur setempat.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi bagaimana pemikiran Ki Hajar Dewantara dapat dikontekstualkan dengan nilai-nilai luhur kearifan di , serta bagaimana hal ini dapat menjadi penguatan sebagai individu dan anggota masyarakat dalam sosial .

Kekuatan di yang Sejalan dengan Pemikiran Ki Hajar Dewantara

Di saya, terutama di , terdapat kekuatan yang sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara. Beberapa di antaranya adalah:

  1. dan Semangat Kebersamaan:
    • Nilai-nilai dan semangat kebersamaan sangat kuat dalam .
    • Ki Hajar Dewantara menekankan pentingnya melibatkan masyarakat dalam , dan adalah salah satu bentuk partisipasi aktif masyarakat.
  2. Penghormatan terhadap Tradisi dan :
    • Ki Hajar Dewantara menekankan pentingnya menghargai setempat sebagai landasan dalam .
    • Di saya, penghormatan terhadap tradisi dan tercermin dalam kegiatan-kegiatan , seperti upacara adat dan seni tradisional.

Kontekstualisasi Pemikiran Ki Hajar Dewantara dengan Nilai-Nilai

  1. Mengintegrasikan tentang :
    • Dalam kurikulum , kita dapat mengintegrasikan tentang sejarah, tradisi, dan seni .
    • Misalnya, mengadakan kegiatan ekstrakurikuler yang mendorong peserta didik untuk mempelajari dan menghargai kesenian tradisional setempat.
  2. Mengajarkan Rasa Tanggung Jawab terhadap Warisan :
    • Ki Hajar Dewantara menekankan perlunya menggali dan memahami nilai-nilai sebagai bagian integral dari .
    • Mengajarkan rasa tanggung jawab terhadap warisan dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan adalah bagian dari penguatan karakter peserta didik.

Kesimpulan

Dengan mengintegrasikan pemikiran Ki Hajar Dewantara dengan nilai-nilai luhur kearifan , kita dapat landasan kuat untuk mengukir karakter unggul pada generasi penerus di tengah sosial .