– Dinas Perhubungan (Dishub) DKI juga menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) dalam rangka hari lahir atau “Harlah ke-101 NU dan Harlah ke-78 Muslimat NU untuk Kemaslahatan Bangsa” di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (20/1).

“Sehubungan dengan agenda itu mulai pukul 00.00-09.00 WIB, akan dilakukan rekayasa lalu lintas secara situasional,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Syafrin Liputo saat dikonfirmasi di , Jumat.

Berikut rekayasanya : 

1. Lalu lintas dari selatan (Cipete) menuju utara (Senayan) atau barat (Slipi) dapat melalui Jalan Bulungan-Jalan Pati Unus-Jalan Pakubuwono VI-Jalan Hang Lekir 2-Jalan Hang Lekir 1-Jalan Afrika-Jalan Gerbang Pemuda-Jalan Gatot Subroto-dan seterusnya.

2. Lalu lintas dari utara (Harmoni) menuju ke selatan (Senayan) dapat melalui Jalan Ir. Juanda-Jalan Pos-Jalan Kesenian-Jalan Lapangan Banteng Utara-Jalan Lapangan Banteng Barat-Jalan Pejambon-Jalan Medan Merdeka Timur-dan seterusnya, atau dapat melalui Jalan Ir Juanda-Jalan Suryopranoto-Jalan Cideng Barat-dan seterusnya.

3. Lalu Lintas dari timur (Tugu Tani) menuju ke barat (Tanah Abang) dapat melalui Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara-Jalan Majapahit-Jalan Abdul Muis-Jalan Fachrudin-dan seterusnya, atau melalui ke Jalan Perwira-Jalan Katedral-Jalan Veteran-Jalan Ir H. Juanda-dan seterusnya.

4. Lalu Lintas dari timur (Menteng) menuju ke barat (Tanah Abang atau Slipi) dapat melalui Jalan Cut Mutia-Jalan Dr Ratulangi-Jalan HOS Cokroaminoto-Jalan Galunggung-Jalan RM Margono-dan seterusnya, atau dapat melalui Jalan Rasuna Said-Jalan Gatot Subroto-Jalan S. Parman-dan seterusnya.

5. Lalu Lintas dari barat (Tanah Abang) menuju ke timur (Manggarai) dapat melalui Jalan RM Margono-Jalan Galunggung-dan seterusnya, atau dapat melalui Jalan K.H. Mas Mansyur-Jalan Prof. Dr. Satrio-dan seterusnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

6. Lalu lintas dari selatan (Antasari) menuju ke barat (Slipi) dapat melalui Jalan Wolter Monginsidi-Jalan Kapten Tendean-Jalan terusan Rasuna Said-Jalan Gatot Subroto- Jalan S. Parman-dan seterusnya.

Selain itu, Syafrin menyebut ada 26 titik lokasi parkir untuk menunjang acara itu yakni pada area dalam GBK sebanyak 12 titik dengan satuan ruang parkir (SRP) sebanyak 1.707 SRP untuk , sedangkan 7.729 SRP untuk dan 410 SRP untuk bus.

Lalu, kantong parkir di sekitar GBK Senayan sebanyak sembilan titik lokasi parkir dengan SRP sebanyak 1.730 SRP untuk bus.

Kemudian, kantong parkir di sekitar Monas sebanyak lima titik lokasi parkir dengan SRP sebanyak 1.200 SRP untuk bus.

Syafrin juga mengimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas, mematuhi rambu–rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan.

Rekayasa lalu lintas bersifat situasional saat Hari Lahir (HARLAH) Muslimat Nahdatul yang ke-78 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (20/1/2024). ANTARA/Ho/Dinas Perhubungan DKI