– Calon Wakil enggan membeberkan hasil perjumpaan Calon Subianto dengan Ketua Umum Partai NasDem  pada hari terakhir pekan (22/3).

hanya sekali mengungkapkan bahwa usai menemui ,  kemudian bertemu dengan dirinya. Namun, tidaklah memberi tahu topik yang dibicarakan.

"Ya, habis ketemu Pak  kan ketemu saya. (Mengobrol) banyak," kata pada ditemui usai menghadiri  kemudian membuka bersatu di Kuningan, Jakarta, Senin.

Wali Perkotaan Surakarta itu juga enggan memberi pernyataan lebih besar lanjut tentang bergabung atau tidaknya Partai NasDem ke Koalisi Indonesi Maju, kubu yang mana menyokong -.

"Nanti, nanti," kata singkat.

bertemu dengan di NasDem Tower, Jakarta, Hari Jumat (22/3). Usai pertandingan itu, mengungkapkan bahwa rakyat menginginkan para elite urusan atau pemimpin bangsa bersikap rukun setelahnya berakhirnya pelaksanaan Pemilihan Umum 2024.

pun mengatakan ia ingin pertemuannya dengan dimaknai bahwa bangsa sudah tumbuh menjadi bangsa yang dewasa kemudian matang dengan demokrasi.

"Saya berkeyakinan bahwa komponen sebanding pada antara itu sangat penting kemudian ini yang digunakan dituntut rakyat kita," kata ketika konferensi didampingi .

Di sisi lain, mengungkapkan partainya tak menyembunyikan kemungkinan bergabung dengan kubu Subianto. Partai NasDem, tutur Paloh, akan mengamati perkembangan ke depan.

"Itu fifty-fifty (setengah-setengah) possibility-nya (kemungkinannya)," kata Paloh.

Partai NasDem berada di dalam kubu yang dimaksud berseberangan dengan - pada Pemilihan Umum 2024. Partai NasDem masuk pada barisan pendukung - pada Koalisi .

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum () RI, Rabu (20/3) malam, menetapkan Subianto- sebagai pasangan calon terpilih pada Pemilihan Umum 2024 dengan total raihan 96.214.691 .

Sementara itu, pasangan - memperoleh 40.971.906 , sedangkan pasangan -. mendapatkan 27.040.878 .

Artikel ini disadur dari Gibran enggan beberkan hasil pertemuan Prabowo dengan Surya Paloh