Pengurus Besar Ikatan (PB IMSU) menyatakan akan aksi besar-besaran di imbas pelarangan ibadah Jemaat di Tanjung Morawa, Jum'at 18 Agustus .

Lingga Pangayumi Nasution Ketua Umum PB IMSU dalam Konferensi Persnya menyatakan, PB IMSU akan melakukan aksi besar-besaran imbas dari pelarangan ibadah di Tanjung Morawa sampai Pemerintah Pusat langsung turun untuk menyelesaikan konflik tersebut.

“Kami akan serempak turun aksi ke jalan di . Kami tidak segan juga akan turun aksi bersama elemen di ,” kata Lingga dalam konferensi persnya.

PB IMSU Juga meminta Rio selaku Camat untuk segera dicopot dari jabatannya karena telah ikut dalam aksi penolakan ibadah jemaat Kristen Mawar Sharon di Tanjung Morawa dimana seharusnya Camat sebagai penengah bukan ikut terlibat dalam aksi tersebut dan sudah melanggar Pasal 7 ayat 1 point b SKB 2 Menteri.

Dalam tuntutan lainnya PB IMSU juga mendesak pimpinan Republik () untuk segera mencopot Kombespol Irsan Sinuhaji dari jabatannya sebagai Kapolresta Deli Serdang. Tindakan pembiaran dan dukungan terhadap pelarangan ibadah.

PB IMSU Menilai Camat dan Kapolresta Membiarkan Insiden Pelarangan Ibadah Jamaat Mawar Sharon (Dok. PB IMSU)

PB IMSU juga mengimbau kepada Forum Kerukunan Umat Beragama untuk segera turun tangan dan mengambil langkah-langkah konkret dalam menyelesaikan permasalahan ini demi pemeliharaan kerukunan antarumat beragama.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Lingga dalam Konferensi persnya juga mengajak seluruh bersama-sama menjaga kerukunan dan persatuan di bumi .***