-Kejuaraan basket tingkat internasional Java International Basketball Tournament (JIBT) 2024 di Universitas Gunadarma, Depok menuai persoalan. 

PP Perbasi mencabut dan membatalkan pada saat turnamen masih berlangsung.

GJIBT telah bertindak sesuai aturan dengan menerima dari Perbasi Depok pada 21 2024 dan dari Perbasi Barat pada 23 .

Setelahnya, penyelenggara mengirimkan kepada PP Perbasi untuk meminta permohonan pelaksanaan pada 26 .

GJIBT telah bertindak sesuai aturan dengan menerima dari Perbasi Depok pada 21 2024 dan dari Perbasi Barat pada 23

Setelahnya, penyelenggara mengirimkan kepada PP Perbasi untuk meminta permohonan pelaksanaan pada 26 .

tersebut kemudian dibalas PP Perbasi pada 8 Mei yang menyatakan GJIBT bisa dilaksanakan. Berangkat dari pernyataan PP Perbasi tersebut, GJIBT mengirim permintaan wasit kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbasi Barat pada 6 Juni.

Sayangnya sampai jam 9 malam pada 30 Juni, kami selaku panitia penyelenggara tidak mendapatkan balasan dari Pengprov Perbasi Barat. Sampai 1 Juli, perangkat Perbasi belum siap untuk memimpin pertandingan.” ujar Chief Operational Officer PT Kuy Suri Agung .

Baru pada 1 Juli sekitar jam 02.00 (dini hari), lanjut dia, pihaknya mendapatkan melalui dari PP Perbasi dengan No. 640/PP/VI/2024 tertanggal 30 Juni 2024 terkait dengan penugasan perangkat pertandingan Gunadarma Java International Basketball Tournament 2024, dengan jumlah wasit sebanyak 17 orang, 2 pengawas pertandingan, dan 1 koordinator wasit panitia.

Namun lanjut Suri Agung Prabowo, yang datang hanya 6 orang wasit. Pada pukul 07.40 ketika acara akan dimulai, mereka belum mau memimpin pertandingan karena belum mendapatkan tugas tertulis hanya diberi tahu secara lisan. 

”Akhirnya untuk menghindari kemarahan peserta dan jadwal yang disusun jauh-jauh hari maka pertama dibantu dipimpin wasit non Perbasi sambil menunggu tugas tertulis dari PP Perbasi ke wasit. Untuk kedua dan hari selanjutnya sampai 4 Juli memakai wasit asal PP Perbasi,” terang Suri Agung Prabowo.

Setelah semua lancar, lanjut dia, tiba-tiba pada 4 Juli 2024 pukul 08.30 WIB, PP Perbasi mengeluarkan pencabutan dan pembatalan pelaksanaan serta penarikan perangkat pertandingan dan meminta klub Pengkab/Pengkot/Pengprov/klub/akademi untuk tidak melanjutkan keikutsertaan. Padahal ada juga tim dari luar negeri yang ikut terdampak.

”Atas tindakan PP Perbasi tersebut, GIJBT mengalami kerugian tak hanya , tetapi juga imateril. Terlebih, turnamen ini diikuti tak hanya klub tetapi juga internasional,” papar Suri Agung Prabowo.

Total ada 77 tim dengan total 166 . Tim internasional yang ikut serta antara lain Yi impacts Guam USA U-16 dan U-18 boys, U-14 dan U-16 girls; PYD Phillipines U-11, 12, dan 14 boys; LCM U-12 boys, FYB Thailand U-16 girls.

”Tindakan PP Perbasi menghentikan pertandingan pada hari keempat merupakan tindakan yang melampaui batas yang menyebabkan kerugian bagi kami. Kami sudah menunjuk kuasa untuk melakukan gugatan di pengadilan dan memohon maaf kepada seluruh peserta karena tidak dapat melanjutkan turnamen,” ujar Agung

Pihak PT Kuy menyelenggarakan Conference press bersama awak media di Depok, Rabu (10/7/24).

Pihak PT Kuy menambahkan”guna menyelenggarakan event internasional agar temen temen di dan pembinaan dapat merasakan team team Luar Negeri di sendiri, harapan kami dari kejadian yang kita alami ,dan sudah kami tanyakan ke pemain harus berhenti di tengah tengah pertandingan itu yang kami sesalkan atas kejadian ini “tambah pihak PT Kuy .

Hingga ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi yang dikeluarkan PP Perbasi dalam menyikapi permasalahan tersebut.