JakartaInside.com – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk () Kementerian Agama, Aqil Irham mengatakan, logo dan label Indonesia hanya bisa diterapkan pada produk bersertifikat  

Hal itu disampaikannya menanggapi adanya aduan adanya toko berlogo Indonesia Meski mengetahui bahwa toko yang menjual produk es krim dan tidak bersertifikat

“Logo dan label hanya bisa dipasang jika suatu produk  bersertifikat . Saat ini belum memiliki sertifikat , jadi tolong jangan memasang logo Indonesia di tokonya,” kata Aqil Irham,  , Senin (1/2/) kepada awak media.

Aqil juga menambahkan, berdasarkan data Sistem Informasi (SiHalal), mengajukan permohonan sertifikasi pada 13 November 2022.

Lanjutnya saat ini prosesnya sudah memasuki tahap pemeriksaan oleh Lembaga Pemeriksa (LPH) LPPOM MUI. Aqil Irham menjelaskan setelah audit  LPH selesai, berkas akan diteruskan ke Komite Fatwa MUI untuk diproses.

“Nah, sebelum ada Sertifikat , kami meminta pihak tidak memasang logo terlebih dahulu di gerai-gerainya,” pungkasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca