Meskipun sebagian besar telah memasuki pada Juli dan Agustus 2024, masih sering diguyur . Bagaimana bisa?

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (), kondisi ini dipicu oleh beberapa faktor:

  1. Aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO): Fenomena ini mempengaruhi dinamika dan dapat menyebabkan di .
  2. Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Equatorial: Kedua fenomena ini juga berkontribusi pada peningkatan curah di beberapa , termasuk .
  3. Suhu muka laut yang hangat: sekitar memiliki suhu muka laut yang mendukung pertumbuhan awan yang signifikan.

Meskipun kita berada dalam , tetap akan turun, meskipun dengan intensitas rendah.

Jadi, masih mengalami meski dalam periode kemarau. 

Semoga penjelasan ini membantu!