Ibukota – Pakar pemerintah Universitas Andalas Padang Asrinaldi menyatakan Mahkamah Konstitusi masih mendapatkan kepercayaan komunitas untuk menyelesaikan sengketa Pemilihan Umum 2024.

Kepercayaan itu masih ada, kata Asrinaldi, terlepas telah dilakukan menyeberangi berbagai kontroversi lantaran beberapa tindakan hukumnya.

"Kepercayaan itu hilang pun bukan oleh sebab itu masih ada konstitusi yang tersebut masih punya etika lalu moral," kata Asrinaldi pada dihubungi ANTARA dari , Sabtu.

Hal tersebut, menurut Asrinaldi, harus dimanfaatkan pemerintah untuk membuktikan bahwa merupakan institusi yang tersebut independen serta layak dijadikan garda terakhir mencari keadilan.

Salah satu cara menguji kepercayaan adalah dengan memunculkan langkah hukum yang mana adil pada sengketa pemilihan umum yang dimaksud diperkirakan akan terjadi setelahnya rekapitulasi nasional oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) usai.

Asrinaldi melanjutkan harus menimbang semua bukti kecurangan yang disampaikan pihak penggugat.

" harus berpegang terhadap kepentingan konstitusional, jangan kepentingan urusan praktis. harus mengacu pada jalan konstitusi," kata dia.

Dengan serangkaian hukum yang tersebut independen lalu transparan selama , Asrinaldi yakin akan menciptakan langkah hukum terbaik untuk kepentingan bangsa.

Sebelumnya, Koordinator bidang Hukum juga Keselamatan menegaskan akan terus memantau tahapan penyelesaian sengketa pemilihan 2024 pasca rekapitulasi tingkat nasional selesai.

"Kami terus memantau, kami terus membantu menyiapkan yang mana diperlukan pada proses-proses tersebut," kata Hadi pada ditemui dalam Kantor Kemenko Polhukam RI, DKI Pusat, hari terakhir pekan (15/3).

Hadi memandang rute haruslah diselesaikan sesuai dengan prosedur hukum seperti melalui ataupun lewat lembaga yang telah terjadi disediakan pemerintah yakni Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

Hadi meyakinkan proses gugatan akan dilindungi secara hukum demi terciptanya situasi yang digunakan aman dan juga kondusif.

Dia justru tak membenarkan adanya aksi penolakan pemilihan umum dengan cara mengerahkan massa untuk turun ke jalanan.

Hal yang disebutkan tidak ada dibenarkan lantaran berisiko mengakibatkan konflik dan juga mengancam keamanan .

pemilihan raya 2024 meliputi pemilihan juga , RI, anggota RI, anggota DPRD provinsi kemudian anggota DPRD kabupaten/, dengan daftar pemilih kekal (DPT) tingkat nasional sejumlah 204.807.222 pemilih.

Untuk pemilihan serta perwakilan , dihadiri oleh tiga pasangan yakni Anies Baswedan- nomor urut 1, - Rakabuming Raka nomor urut 2, juga Ganjar Pranowo- nomor urut 3.

Kemudian pada legislatif disertai 18 partai pemerintah nasional yakni (sesuai dengan nomor urut) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai , PDI Perjuangan, , Partai , Partai Buruh, juga Partai Gelora .

Berikutnya, Partai Keadilan Sejahtera (), Partai Kebangkitan Nusantara (), Partai Hanura, Partai Garuda, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Periode Bintang (PBB), , Partai (), Partai Perindo, Partai Pembangunan (PPP), dan juga Partai Ummat.

Selain itu, terdapat enam partai urusan sebagai kontestan yakni Partai Nanggroe Aceh, Partai Generasi Atjeh Beusaboh Tha'at juga Taqwa, Partai Darul Aceh, Partai Aceh, Partai Adil Sejahtera Aceh, dan juga Partai Soliditas Independen Rakyat Aceh.

ini disadur dari Pengamat sebut MK dipercaya untuk selesaikan sengketa pemilu