jakartainside.com – merupakan salah satu komoditas primadona yang harganya kerap mengalami fluktuasi. Inilah yang digunakan memproduksi orang menyetorkan cabai untuk dijual atau sekadar untuk persediaan saja. Dilansir melalui gdm.id, untuk menghasilkan kembali panen yang digunakan bagus juga harus mempersiapkan perawatan yang mana tepat. Beberapa hal yang dimaksud harus diperhatikan yang digunakan berkaitan dengan menyumbangkan cabai, sebagai berikut:

1. Jenis cabai yang cocok 

Banyak jenis cabai yang dapat dipilih. Namun untuk penyertaan di dalam yang harus dipilih dalam antaranya cabai keriting, , juga cabai merah besar. Dari ketiga jenis cabai ini, jenis cabai merah dikembangkan di skala besar. Sebab ketiga jenis cabai ini mempunyai permintaan yang cukup tinggi di tempat pasaran. 

2. Syarat berkembang

Penanaman cabai dalam pot atau bisa saja dikatakan mudah. Namun, juga sanggup memerhatikan aturan bertambah vegetasi ini. untuk peningkatan yang lebih tinggi maksimal dapat memerhatikan hal berikut.

· Menanam cabai yang tersebut dapat berkembang baik itu pada dataran tinggi maupun dataran rendah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

· Menanam cabai ini sanggup dilaksanakan pada ketinggian 0 hingga 2000 meter diatas permukaan laut (mdpl).

· Suhu optimal yang tersebut dibutuhkan kisaran 24-27 derajat celcius. 

Hal-hal yang perlu diperhatikan pada waktu menginvestasikan cabai dalam pot atau :

1. memilih benih cabai

Menentukan juga memilih benih atau untuk menginvestasikan yang unggul merupakan terbaik yang dimaksud sangat diperlukan. Jika bibitnya tak unggul serta memiliki mutu yang baik, hasilnya pun bukan maksimal. Maka dapat menggunakan dua pada memilih yang digunakan tepat, yaitu:

· Memilih cabai yang digunakan sudah ada tua atau kering untuk diambil benih atau bijinya, kemudian dicuci kemudian dikeringkan.

· Membeli di dalam toko pertanian atau online yang mana dapat dipilih sesuai varietasnya. Bisa dipastikan untuk bersertifikasi juga berkualitas. 

2. menyemai

Untuk menyemai benih ini, sebaiknya tidak ada dijalankan dari benih atau biji secara langsung. Untuk tahapan penyemaiannya dapat diadakan sebagai berikut.

· Cabai harus melalui proses penyemaian terlebih dahulu.

· Proses penyemaian berguna menyeleksi flora benih cabai. Kemudian memisahkan benih yang digunakan tumbuhnya tidak ada besar.

· Sebelum disemai, benih yang tersebut dipilih untuk direndam terlebih dahulu di 1 liter air dengan pupuk organik cair dengan dosis 100 miligram.

· Direndam dengan rentang waktu 2 sampai 3 jam.

· Untuk media tanamnya pakai ukuran kecil 8×9 cm. 

· Untuk waktu semai benih cabai, dibutuhkan waktu 30 hari. Hal ini disesuaikan dengan kualitas varietas atau jenis cabai yang tersebut disemai.

3. Persiapan media tanam pada pot atau

Untuk persiapan media tanam ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk bertambah maksimal. Hal ini seperti substansi dan juga alat, pemilihan jenis tanah, ukuran pot, komposisi media tanam, serta dosis pemupukan dasar.

Itulah menyetorkan cabai dalam agar buahnya ranum. Yang tak kalah penting adalah perawatan yang tersebut konsisten juga tepat.

Sumber Antara

by Jakarta Inside