JakartaInsideCom– Open House yang digelar oleh Ketua Umum DPP Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), Umar Ohoitenan atau yang akrab disapa Umar Kei, menjadi ajang silaturahmi penuh makna bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.
Acara yang berlangsung pada Rabu, 2 April 2025, di kediamannya di Nirvana Regency, Jatiwaringin, ini menjadi simbol kuatnya harmoni dalam keberagaman.
Sejak pukul 10.00 WIB, tamu-tamu dari berbagai kalangan mulai berdatangan. Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat dari lantunan nyanyian, canda tawa, serta diskusi hangat yang mencerminkan nilai persatuan yang dijunjung tinggi oleh FPMM. Bahkan, Umar Kei turut bernyanyi bersama para tamu, mempererat keakraban dalam suasana yang penuh kekeluargaan.
“Silaturahmi ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga cerminan dari ajaran Islam yang membawa kedamaian. Di tengah keberagaman, kita tetap satu dalam persatuan,” ujar Umar Kei dalam sambutannya.
Glen Latupeirissa, seorang aktivis yang turut hadir, menegaskan bahwa FPMM terus berkomitmen memperkuat nilai kemanusiaan dan kebudayaan untuk menjaga keutuhan bangsa. “Front Pemuda Muslim Maluku hadir bukan hanya untuk komunitas tertentu, tetapi untuk seluruh bangsa. Kita harus bersatu,” katanya.
Sementara itu, Ros Rahayaan Ingratubun, warga asal Maluku Tenggara, mengapresiasi suasana kebersamaan yang tercipta dalam acara ini. “Setiap tahun, baik Muslim maupun Nasrani selalu berkumpul dalam momen seperti ini. Ini bukti nyata bahwa perbedaan bukan penghalang, melainkan kekuatan,” ujarnya.
Tokoh masyarakat Vince Hukubun pun menyoroti peran besar Umar Kei dalam menyatukan masyarakat Maluku di perantauan. “Antusiasme masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan yang dibangun oleh FPMM semakin kokoh. Semoga ke depan semakin maju dan solid,” katanya.
Ketua DPW FPMM, Murad Malawat, S.H., menyebutkan bahwa Open House ini telah menjadi tradisi selama 15 tahun dan terus menjadi simbol kepedulian serta kebersamaan. “Bang Umar selalu membuka pintu bagi siapa saja, berbagi kebahagiaan, dan menunjukkan kepedulian tanpa membedakan latar belakang,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Sekretaris Umum DPP FPMM, Khairul Anwar, menegaskan bahwa FPMM adalah organisasi inklusif yang merangkul semua golongan tanpa memandang suku dan agama. “Kami teguh pada prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengajak semua masyarakat untuk terus bersatu,” katanya.
Dengan semangat persaudaraan yang terus dijaga, Open House FPMM bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga simbol harmoni dalam keberagaman. Kebersamaan yang terjalin dalam acara ini diharapkan dapat terus menginspirasi dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
