JakartaInside.Com–Ustaz Alfian Tanjung mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap dugaan peredaran jamu beralkohol di posko mudik Lebaran 2025.
Ia menyoroti adanya brand minuman yang dikenal memproduksi alkohol membagikan jamu gratis dan meminta pemerintah segera melakukan pengawasan.
“Saya kira ini bukan kejadian pertama. Konon, jamu tersebut diduga mengandung alkohol sekitar 14 persen. Meskipun sedikit, tetap saja ada kandungannya. Seperti air wudu, jika tercampur najis, tetap tidak bisa digunakan,” ujar Ustaz Alfian dalam pernyataannya di kanal YouTube resminya, Sabtu (29/3/2025).
Ia mempertanyakan motif di balik pembagian jamu oleh brand tersebut, terutama di bulan Ramadan.
Menurutnya, umat Islam harus lebih berhati-hati terhadap produk yang dikonsumsi, mengingat makanan dan minuman haram bisa menghambat doa.
“Pemerintah harus segera mengambil langkah, memeriksa sampel, dan memastikan tidak ada unsur yang melanggar,” tambahnya.
Sebelumnya, brand minuman Anggur Orang Tua ramai diperbincangkan di media sosial karena disebut membagikan minuman beralkohol di posko mudik. Namun, pihak perusahaan membantah tudingan tersebut.
“Menanggapi pemberitaan yang beredar, kami menegaskan bahwa kegiatan ‘Jamu Seduhan’ yang kami adakan tidak melibatkan produk beralkohol,” ujar Daniel, perwakilan marketing Orang Tua, dalam pernyataan resminya, Kamis (27/3/2025).
Meski demikian, isu ini tetap menuai reaksi dari berbagai pihak. Influencer @anca.id, yang dikenal sering membahas isu halal, menyoroti kampanye tersebut.
“Aku kaget melihat posko mudik dengan sponsor brand yang identik dengan minuman beralkohol. Harusnya mereka lebih peka terhadap audiens Muslim,” ujarnya.
Ia menilai kampanye tersebut tidak pantas dilakukan di bulan Ramadan dan meminta agar brand lebih memperhatikan sensitivitas pasar.
Warganet pun bereaksi. Banyak yang mempertanyakan alasan di balik kampanye ini dan menganggapnya kurang bijak.