–Pengamat melontarkan kritik tajam terhadap yang dilakukan Staf (KSP) terkait respons atas tarif impor baru dari , .

Menurut Rocky, respons terlalu dangkal dan tidak nyambung dengan realitas yang sedang terjadi. Ia menyebut “konyol” karena hanya mengandalkan narasi hilirisasi untuk menghadapi persoalan serius seperti dagang.

Dalam yang diunggah di kanal Official, (4/4), Rocky menilai bahwa terlihat gelisah menghadapi situasi ini, namun tidak punya pemahaman utuh mengenai dinamika yang sedang berlangsung.

“Kita bisa lihat betapa sebenarnya kebingungan karena target-target tidak mampu beradaptasi dengan tarif . Di sendiri, hari diberlakukannya tarif ini disebut sebagai ‘hari pembebasan’, karena dianggap sebagai upaya untuk membebaskan produk dari aturan persaingan ,” ujar Rocky.

Ia menambahkan bahwa lain justru sibuk berebut datang ke Washington untuk membuka jalur langsung dengan , sedangkan justru sibuk dengan jargon domestik yang tidak relevan.

hanya bicara hilirisasi. Seolah itu bisa jadi atas dagang yang kompleks. Padahal mereka jelas-jelas tidak memahami . Dan itu membuat kita bertanya-tanya, apakah para juru bicara benar-benar mengerti apa yang mereka bicarakan atau sekadar asal bunyi,” kritiknya.